Image
Image
Image

Gunung Kuda merupakan lahan perbukitan pasir dan batuan dengan kemiringan lereng cukup curam, sehingga termasuk wilayah rawan longsor Longsor terjadi pada Kamis, 29 Mei 2025, di kawasan tambang galian C milik Koperasi Pondok Pesantren Al-Azhariyah di Gunung Kuda, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Evakuasi langsung dilakukan oleh tim SAR gabungan dari Polri, TNI, Basarnas, BPBD, dan relawan. Pada hari pertama, sebanyak 11 korban dilaporkan tertimbun dan berhasil dievakuasi, termasuk 5 yang tewas dan 6 yang luka-luka. Proses evakuasi dibantu dengan alat berat yang terus ditambah untuk mempercepat pencarian korban dalam timbunan longsor yang cukup dalam. Pada hari kedua ini, Pencarian korban dilanjutkan dengan ketat dan hati-hati. Total korban yang berhasil dievakuasi meningkat menjadi 19 orang. Proses evakuasi sempat terhenti saat alat pemantau mendeteksi pergeseran tanah di kawasan longsor sampai 5 cm yang melebihi batas aman 3 cm, sehingga keselamatan petugas sangat diperhatikan dan pencarian ditunda sementara. Fokus pencarian lebih dikuatkan di sektor barat karena ditemukan barang-barang milik korban dan bau menyengat yang diduga dari jenazah. Pada Senin, 2 Juni 2025, dua jenazah korban terakhir ditemukan, sehingga total korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi sebanyak 21 orang. Korban terakhir pertama bernama Sudiono (51) dari Desa Girinata dan yang kedua Puji Siswanto (5) dari Desa Leuwimunding. Empat korban lainnya dilaporkan masih hilang, namun pencarian resmi dihentikan karena kondisi tanah yang berbahaya dan risiko longsor susulan tinggi.